3. Bank Indonesia - Kasus BLBI
Skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang terjadi pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp138,4 triliun.
Kasus ini melibatkan penyaluran dana bantuan likuiditas kepada bank-bank yang bermasalah tanpa pengawasan yang memadai.
4. PT Duta Palma Group - Penyerobotan Lahan Sawit
(BACA JUGA: Ramai Kasus Korupsi Dirut Pertamina, Ini 3 Alternatif SPBU Terbaik sebagai Pengganti!)
Pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi, diduga melakukan penyerobotan lahan hutan lindung untuk perkebunan kelapa sawit tanpa izin.
Dengan tindakan tersebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp78 triliun.
5. PT Trans Pacific Petrochemical Indotama - Kasus Kondensat
Kasus Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) juga masuk dalam jejeran ini.
Dengan kerugian yang mencapai Rp37,8 triliun, kasus ini terjadi akibat kesulitan dalam keuangan akibat tingginya harga bahan baku dan rendahnya harga jual pada 2008 yang menyebabkan kerugian besar pada perusahaan.
(BACA JUGA: Bantah! Pertamina Tepis Isu Oplos Pertamax: Sudah Sesuai Spesifikasi)
6. PT ASABRI - Investasi Fiktif dan Manipulasi Dana
Penyimpangan dalam pengelolaan dana investasi di PT Asabri menyebabkan kerugian negara sebesar Rp22,7 triliun.
Kasus ASABRI berkaitan dengan pengelolaan dana investasi yang disalurkan ke saham-saham tidak sehat dan berdampak tidak hanya pada negara, tetapi juga pada peserta program investasi.
Menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, tidak dipungkiri Jiwasraya juga…
3. Bank Indonesia - Kasus BLBI
Skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang terjadi pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp138,4 triliun.
Kasus ini melibatkan penyaluran dana bantuan likuiditas kepada bank-bank yang bermasalah tanpa pengawasan yang memadai.
4. PT Duta Palma Group - Penyerobotan Lahan Sawit
(BACA JUGA: Ramai Kasus Korupsi Dirut Pertamina, Ini 3 Alternatif SPBU Terbaik sebagai Pengganti!)
Pemilik PT Duta Palma Group, Surya Darmadi, diduga melakukan penyerobotan lahan hutan lindung untuk perkebunan kelapa sawit tanpa izin.
Dengan tindakan tersebut, negara mengalami kerugian sebesar Rp78 triliun.
5. PT Trans Pacific Petrochemical Indotama - Kasus Kondensat
Kasus Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) juga masuk dalam jejeran ini.
Dengan kerugian yang mencapai Rp37,8 triliun, kasus ini terjadi akibat kesulitan dalam keuangan akibat tingginya harga bahan baku dan rendahnya harga jual pada 2008 yang menyebabkan kerugian besar pada perusahaan.
(BACA JUGA: Bantah! Pertamina Tepis Isu Oplos Pertamax: Sudah Sesuai Spesifikasi)
6. PT ASABRI - Investasi Fiktif dan Manipulasi Dana
Penyimpangan dalam pengelolaan dana investasi di PT Asabri menyebabkan kerugian negara sebesar Rp22,7 triliun.
Kasus ASABRI berkaitan dengan pengelolaan dana investasi yang disalurkan ke saham-saham tidak sehat dan berdampak tidak hanya pada negara, tetapi juga pada peserta program investasi.
Menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, tidak dipungkiri Jiwasraya juga…